Menu

Mode Gelap

Pemerintahan

Blora, Pati, Bojonegoro, Ngawi, Sepakat Kerjasama Pembangunan Kawasan Perbatasan

badge-check


					Bupati Blora bersama Bupati Ngawi dan wakil bupati Bojonegoro dan Pati, saat menghadiri forum perencanaan pembangunan daerah RPJMD di pendopo Bupati Blora (foto istimewa) Perbesar

Bupati Blora bersama Bupati Ngawi dan wakil bupati Bojonegoro dan Pati, saat menghadiri forum perencanaan pembangunan daerah RPJMD di pendopo Bupati Blora (foto istimewa)

KABARBLORA.id BLORA – Pemerintah Kabupaten Ngawi, Bojonegoro, Pati, dan Blora sepakat untuk bekerja sama membangun kawasan perbatasan, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di empat daerah tersebut.

Kesepakatan tersebut diambil para kepala daerah itu, dalam Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah RKPD 2026 dan Penyusunan Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Blora 2025-2029, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, belum lama ini.

Mereka adalah Bupati Ngawi (Jawa Timur), Ony Anwar Harsono, yang hadir bersama Sekda setempat.

Juga Wakil Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Nurul Azizah, dan Wakil Bupati Pati Jawa Tengah, Risma Adhi Chandra.

Diskusi Bupati Blora, Arief Rohman dan Wakil Bupati Blora Sri Setyorini, bersama para kepala daerah itu pun berlangsung hangat,

Sejumlah gagasan kerja sama antardaerah dan pembangunan kawasan perbatasan pun mengemuka dalam pertemuan itu.

“Alhamdulillah saya kedatangan sahabat-sahabat saya yang istimewa. Ini yang pertama Bupati Ngawi yang legend. Sudah 2 kali jadi Wakil Bupati dan lanjut 2 periode Bupati. Kerjasama dengan beliau akan terus kami lanjutkan dan kita tingkatkan agar Blora Selatan perbatasan Ngawi bisa menjadi daerah yang lebih maju lagi,” kata Arief Rohman, seperti dirilis blorakab.go.id.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono pun berharap kolaborasi Blora dan Ngawi bisa semakin harmonis dan kompak.

“Terima kasih Pak Bupati Blora yang telah mengundang kami untuk ikut Musrenbang,” kata dia.

Bupati Ngawi berharap bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan Blora, untuk membangun kedua wilayah.

Menurut dia, ketika membangun secara kewilayahan, maka dengan kabupaten sekitar harus kompak dan bekerja sama.

Ada kerja sama bendung gerak Karangnongko, lokasinya di Blora, namun Ngawi akan ikut menerima manfaat airnya.

“Sehingga akan kualat jika saya tidak hadir ke Blora. Termasuk kerjasama pembangunan jalan di perbatasan seperti Randublatung – Getas, dll,” kata Ony Anwar Harsono.

Kerja sama pembangunan wilayah juga akan dilakukan Pemkab Blora dengan Kebupaten Bojonegoro.

Sambutan Bupati Ngawi, Oni Anwar harsono saat forum RPJMD di pendopo Bupati Blora (foto istimewa)

Kerja sama tersebut memungkinkan karena Silpa APBD Bojonegoro yang sebesar Rp 2,7 Triliun, nilainya lebih besar dari APBD Blora yang hanya sekitar Rp 2,5 triliun.

Sehingga harus dapat digunakan untuk pembangunan yang lebih maksimal dan bermanfaat untuk daerah daerah yang berbatasan dengan Bojonegoro.

Menurut Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah pihaknya juga tidak mau kalah dalam membangun wilayah.

”Saya hari ini mengucapkan terima kasih bisa ngangsu kawruh (belajar) kepada Bupati Blora, yang ahli koordinasi dan ahli silaturahmi. Jadi antara Yaa Robbi dan Yaa Lobi seimbang,” kata Nurul.

Selanjutnya, Bupati Arief Rohman juga mengenalkan Wakil Bupati Pati, Risma Adhi Candra. Sosok Wabup Pati baru yang dilantik bulan lalu mendampingi Bupati Pati Sudewo.

“Saya mengucapkan terima kasih doanya kepada Pak Arief (Bupati Blora). Beliau ini senior saya, beliau juga yang memakaikan baju partai kepada saya. Selama ini, kerja sama dengan Blora sangat erat. Seperti pembangunan Bendungan Cabean itu juga sama (seperti Karangnongko). Posisinya di Blora tapi warga Pati akan ikut merasakan manfaatnya. Semangat Pak Arief terima kasih. Semangat kolaborasi,” ucap Risma Adhi Chandra.

Bupati Blora, Arief Rohman menambahkan, silaturahmi, sinergi dan kolaborasi dengan kabupaten tetangga menjadi sesuatu hal yang penting agar sebuah kawasan bisa maju bersama sama.

“Kami juga sedang belajar agar investasi di Kabupaten Blora bisa sejajar dengan Ngawi dan Bojonegoro. Kuncinya kolaborasi dan komunikasi. Semoga Blora kedepan bisa lebih baik lagi,” pungkas Arief Rohman.

Dalam forum ini, juga dilaksanakan penandatanganan berita acara bersama terkait usulan pembangunan yang dilakukan Bupati Blora, Bupati Ngawi, Wakil Bupati Bojonegoro dan Wakil Bupati Pati. Turut menyaksikan Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pemerintahan