Menu

Mode Gelap

Pemerintahan

Desa Gandu Usulkan SK Desa Wisata, Sabrangan Forest Park dan Bukit Pencu Siap Dikembangkan

badge-check


					Puncak Pencu Destinasi Wisata di Desa Gandu, kecamatan Bogorejo,Blora (foto istimewa) Perbesar

Puncak Pencu Destinasi Wisata di Desa Gandu, kecamatan Bogorejo,Blora (foto istimewa)

KABARBLORA.id – Pemerintah Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata dengan mengajukan usulan Surat Keputusan (SK) Desa Wisata. Kepala Desa Gandu, Iwan Sucipto, mengatakan bahwa inisiatif ini lahir dari keinginan untuk membangkitkan kembali potensi wisata yang sempat lesu akibat pandemi Covid-19.

“Kami memiliki dua destinasi wisata unggulan, yakni Sabrangan Forest Park dan Bukit Pencu. Dulu, Sabrangan Forest Park sempat viral di media sosial, tetapi akibat pandemi, pengelolaannya sempat terhenti. Sekarang kami berinisiatif untuk menghidupkannya kembali sebagai wisata alam yang bisa menjadi ikon Kabupaten Blora,” ujar Iwan, Minggu (2/2/25).

Saat ini, Sabrangan Forest Park dan Bukit Pencu masih dalam kondisi alami dan membutuhkan pengembangan lebih lanjut. Iwan menilai bahwa untuk menarik wisatawan, perlu ada perbaikan infrastruktur dan penambahan wahana baru.

“Kami masih dalam tahap perencanaan. Beberapa hal yang kami pertimbangkan adalah pengemasan konsep wisata agar lebih menarik dan berkelanjutan. Kami juga membuka peluang bagi investor yang tertarik berkolaborasi dalam pengembangan wisata di sini,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah desa juga melibatkan pemuda Karang Taruna dalam rencana ini. Mereka didorong untuk berperan aktif dalam mengelola wisata dan memanfaatkan potensi ekonomi yang ada.

Iwan Sucipto Kepala Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora (foto istimewa)

“Pemuda Karang Taruna ingin mendapatkan sumber pendapatan dari wisata ini. Mereka akan menggandeng warga sekitar untuk mengembangkan UMKM, seperti menjual kuliner khas dan produk kerajinan yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan,” tambahnya.

Dalam proses pengajuan SK Desa Wisata, Pemerintah Desa Gandu telah berkoordinasi dengan dinas terkait. Iwan berharap bahwa pemerintah daerah bisa memberikan dukungan penuh dalam mewujudkan desa wisata ini.

“Kami masih dalam tahap awal pengajuan SK Desa Wisata. Kami ingin mendapatkan dukungan dan arahan dari dinas terkait agar pengembangan ini bisa berjalan lancar,” katanya.

Namun, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti minimnya infrastruktur, keterbatasan anggaran, serta perlunya dukungan dari berbagai pihak. Iwan menilai bahwa tanpa adanya sinergi antara pemerintah desa, kabupaten, dan investor, pengembangan wisata akan sulit terwujud.

“Salah satu kendala terbesar adalah kurangnya dorongan dari luar. Kami membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak, baik dari pemerintah, swasta, maupun masyarakat, agar bisa membangun wisata yang berdaya saing,” Pungkasnya. (Moch.Subecky)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Ekonomi