KABARBLORA.ID – Minat baca pelajar di Blora mulai menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari antusiasme ratusan siswa yang mengikuti Lomba Resensi Buku 2025 yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Blora.
Kegiatan ini dibuka untuk jenjang SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA sederajat se-Kabupaten Blora. Tujuannya bukan sekedar mengembangkan kemampuan menulis, tapi juga untuk menumbuhkan budaya membaca dan berpikir kritis.
“Lomba ini ditujukan bagi pelajar SMP, MTS, serta jenjang SMA, SMK, dan MA sederajat se-Kabupaten Blora,” ujar Kepala DPK Blora, Mohamad Toha Mustofa, Jumat (18/7/2025).
Toha menjelaskan, kegiatan ini menjadi bentuk komitmen DPK dalam membudayakan literasi serta melatih keterampilan menulis resensi secara kritis dan sistematis.
Tak hanya itu, lomba ini juga didesain untuk mengasah logika dan kreativitas pelajar dalam menyampaikan kembali informasi dari bacaan buku.
“Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi pelajar untuk menyalurkan minat literasi mereka dengan tetap Merujuk pada koleksi yang tersedia di perpustakaan daerah, kecamatan, dan desa,” lanjutnya.
Pendaftaran Hingga Final
Pendaftaran dan pengumpulan karya dibuka mulai 23 Juni hingga 6 Juli 2025. Setelah itu, DPK menggelar sesi pembekalan menulis resensi: untuk tingkat SMP pada 16 Juli dan tingkat SMA pada 17 Juli.
Dari total pendaftar, tercatat 99 siswa dari jenjang SMP dan 72 siswa dari jenjang SMA yang ikut ambil bagian.
“Alhamdulillah peminatnya untuk kegiatan resensi sangat positif, baik tingkat SMP dan SMA,” jelas Toha.
Setelah seleksi awal, panitia memilih 50 peserta terbaik dari masing-masing jenjang untuk mengikuti tahap pembekalan.
Para nominator diumumkan pada 11 Juli, dan diminta menyempurnakan naskah resensinya pasca pembekalan. Hasil akhir dan pengumuman akan dilakukan pada 29 Agustus 2025.
Toha menambahkan, lomba ini dibiayai melalui anggaran DAK Non Fisik dari Perpustakaan Nasional. Salah satu harapan utamanya adalah meningkatkan pemanfaatan koleksi perpustakaan yang tersedia di sekitar lingkungan pelajar.
“Kami ingin siswa meningkatkan kemampuan dan kreativitas dalam mengemas ulang informasi serta pengetahuan bacaan,” tutupnya.












