KABARBLORA.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati resmi membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengusut usulan pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.
Langkah ini diambil menyusul sorotan tajam sejumlah fraksi terhadap kepemimpinan Sudewo yang dinilai bermasalah.
Dikutip dari berbagai sumber, dua isu utama yang menjadi perhatian DPRD yakni polemik pengisian jabatan Direktur RSUD Soewondo dan pergeseran anggaran tahun 2025 tanpa persetujuan legislatif.
DPRD menilai tindakan Sudewo bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Jika usulan pemberhentian disetujui, maka posisi Bupati akan otomatis diisi oleh Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra hingga akhir masa jabatan.
Profil Singkat Sudewo
Sudewo merupakan politikus kawakan yang terpilih sebagai Bupati Pati untuk periode 2025–2030. Karier politiknya sempat berlabuh di Partai Demokrat sebelum akhirnya pindah ke Partai Gerindra.
Ia pernah dua kali menjabat sebagai anggota DPR RI pertama pada periode 2009–2013, kemudian kembali duduk di Senayan pada periode 2019–2024.
Di periode keduanya, ia mewakili Dapil Jawa Tengah III yang meliputi Grobogan, Blora, Rembang, dan Pati, serta bertugas di Komisi V.
Pria kelahiran Pati ini memiliki latar belakang teknik. Ia menamatkan pendidikan S1 di Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret dan melanjutkan S2 di Teknik Pembangunan UNDIP Semarang. Sebelum terjun ke dunia politik, Sudewo sempat menjadi PNS di sejumlah dinas PU dan juga pernah menjadi wiraswasta.
Risma Ardhi Chandra, Sosok Pengganti Sudewo
Jika Sudewo benar-benar lengser, Risma Ardhi Chandra otomatis akan naik sebagai Bupati Pati. Sosok satu ini tak kalah menarik.
Chandra, sapaan akrabnya, lahir di Semarang pada 11 Mei 1976. Ia menempuh pendidikan di SMK Negeri 1 Pati dan melanjutkan kuliah di Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, jurusan Teknik Elektro.
Kariernya dimulai sebagai tenaga IT di PLN (2001–2005), lalu mendirikan perusahaan teknologi yang berkembang pesat hingga membuka kantor di Pati, Semarang, dan Jakarta.
Ia juga merambah sektor perikanan lewat PT Dua Putra Utama Makmur Tbk, hingga akhirnya merambah bisnis batu bara di Jakarta.
Menariknya, Chandra baru resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Agustus 2024. Tak lama setelah itu, ia digandeng Sudewo sebagai calon wakil bupati dalam Pilkada Pati 2024.
Sebagai informasi, pasangan ini menang telak dengan perolehan suara lebih dari 419 ribu (53,5%) dan resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.
Lantas bagaimana akhirnya? Apakah Sudewo akan bertahan atau giliran Chandra yang naik ke kursi Bupati?












