KABARBLORA.ID – Upaya modernisasi masjid terus dikebut oleh Lembaga Takmir Masjid (LTM) PWNU Jawa Tengah. Salah satu yang jadi fokus utama adalah digitalisasi dan sertifikasi masjid, termasuk di Kabupaten Blora.
Ketua Koordinator Sekarisidenan Pati LTM PWNU Jateng, Mustaqim, menegaskan pentingnya pengelolaan masjid berbasis data dan teknologi demi menjawab tantangan zaman.
Hal itu ia sampaikan dalam Sosialisasi Program LTMNU yang digelar di Gedung MWCNU Kunduran, Desa Jagong, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Senin (4/8/2025).
“Masjid harus mampu menjadi pusat peradaban yang tidak hanya makmur secara ibadah, tapi juga maju dalam hal pengelolaan dan pelayanan,” katanya dilansir dari NU Online Jateng.
Dalam forum tersebut, Mustaqim menjabarkan materi yang mencakup pendataan masjid dan musala, sertifikasi dan upgrading takmir, digitalisasi layanan dan tata kelola masjid, serta konsep masjid ramah lingkungan dan inklusif (RL2AMD).
Konsep RL2AMD ini mencakup masjid yang ramah bagi lansia, anak-anak, musafir, dan penyandang disabilitas.
Tak hanya itu, ia juga memperkenalkan beberapa program unggulan LTM seperti Masjid Award dan pengembangan wisata religi berbasis masjid yang ditujukan untuk memperkuat fungsi sosial masjid di tengah masyarakat.
Di kesempatan yang sama, turut disosialisasikan Program Kerja LTM PCNU Blora masa khidmah 2024–2029. Program ini meliputi pendataan LTMNU tingkat MWC, papanisasi masjid dan musala, pelatihan khutbah bagi takmir, pendidikan muharrik masjid, serta pelestarian tradisi Aswaja seperti Yasinan, Al-Barzanji, tahlil, hingga pujian.
LTMNU juga mendorong kegiatan Bersih-Bersih Masjid (BBM), pencetakan jadwal shalat abadi, dan kewajiban setiap masjid memiliki akun media sosial resmi sebagai sarana transparansi dan komunikasi publik.
“Setidaknya, pengelolaan masjid harus mencakup tiga aspek utama: idaroh (administrasi), imaroh (kemakmuran), dan riayah (pemeliharaan). Ketiganya saling melengkapi dalam mewujudkan masjid yang ideal menurut nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” terang Mustaqim.












