BLORA. KABARBLORA.ID – Polres Blora mengevakuasi warga terdampak tanah longsor di Kampung Nglajo, Kelurahan/Kecamatan Cepu, Blora. Tebing permukiman di kawasan itu tergerus aliran sungai hingga membuat sejumlah rumah tak lagi aman untuk ditempati.
Evakuasi berlangsung Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 12.45 WIB. Dari total 16 kepala keluarga (KK) terdampak, 10 KK diungsikan ke Rusunawa Tambakromo Cepu. Enam KK lainnya memilih mengungsi ke rumah kerabat.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto memimpin langsung proses pemindahan warga. Kegiatan turut melibatkan Waka Polres, pejabat utama, anggota Polres Blora, serta jajaran Forkopimcam Cepu dan instansi terkait.
“Kami menginisiasi evakuasi ini untuk memberikan tempat tinggal yang layak dan aman bagi warga yang rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk dihuni. Total ada 10 KK yang kami pindahkan ke Rusunawa Tambakromo. Kami berkoordinasi dengan instansi terkait agar para korban longsor ini segera mendapat tempat bernaung yang baru,” ujar Kapolres Blora.
AKBP Wawan menegaskan kepolisian tetap menempatkan personel di lokasi terdampak. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keamanan harta benda warga sekaligus mengantisipasi potensi kejahatan pasca-pengungsian.
Pemindahan barang-barang milik para korban, termasuk milik Sdr. Risman, Sdri. Yunita, Sdr. Margono, dan tujuh warga lainnya berjalan tertib dan kondusif. Proses evakuasi berlangsung cepat demi memastikan keselamatan warga yang rumahnya berada persis di bibir tebing.












