Menu

Mode Gelap

Peristiwa

Warga Bojonegoro Tewas Tertemper KA Gumarang di Jalur Cepu–Kapuan

badge-check


					Evakuasi pejalan kaki dilaporkan meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Gumarang. Foto Instagram @agungtri,_trcbpbdblora. Perbesar

Evakuasi pejalan kaki dilaporkan meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Gumarang. Foto Instagram @agungtri,_trcbpbdblora.

KABARBLORA.ID – Seorang pria bernama Sutarjo (warga Desa Tebon, Kecamatan Padangan, Bojonegoro) dilaporkan meninggal dunia usai tertemper Kereta Api (KA) Gumarang relasi Jakarta–Semarang–Surabaya, Selasa (29/7/2025) pagi.

Peristiwa nahas itu terjadi di jalur rel antara Stasiun Kapuan dan Stasiun Cepu, tepatnya di kilometer 85+5 sekitar pukul 05.49 WIB.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, masinis KA Gumarang sudah berulang kali membunyikan klakson sebelum kejadian.

“Namun, korban tidak memberikan respons hingga akhirnya tertabrak kereta yang tengah melintas,” katanya dalam keterangan tertulis.

Unit pengamanan KAI pun langsung berkoordinasi dengan jajaran Polsek Cepu untuk penanganan lebih lanjut.

“Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Cepu,” tambahnya.

Menurut KAI, insiden ini menjadi pengingat keras agar masyarakat tidak beraktivitas di sepanjang jalur rel kereta api, mengingat bahaya yang sangat tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di jalur rel. Bila melihat ada warga yang berada di rel, mohon ditegur atau segera laporkan kepada pihak berwenang,” tegasnya.

Pihak KAI juga menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa upaya sosialisasi keselamatan di jalur kereta terus dilakukan secara rutin.

“KAI secara rutin melakukan edukasi dan sosialisasi keselamatan kepada warga yang tinggal di sekitar jalur rel, sebagai upaya pencegahan terhadap kejadian serupa.”

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Blora yang dipimpin Agung Triyono turut terlibat dalam proses evakuasi jenazah.

“Begitu menerima laporan, TRC BPBD Blora langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Agung.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Peristiwa