KABARBLORA.ID – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Blora melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 Blora, Rabu (23/7/2025).
Wakil Ketua DPRD Blora dari Gerindra, Lanova Candra Tirtaka, menyebut Sekolah Rakyat sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah pusat dalam membuka akses pendidikan bagi warga kurang mampu, khususnya kelompok desil satu dan dua.
“Kita tidak ingin jika orang tuanya miskin, anaknya ikut miskin. Pendidikan harus jadi jalan keluar,” ujarnya.
Candra menjelaskan, SRMA 18 Blora menerapkan sistem asrama (boarding school) dan kurikulum ketat setiap hari, termasuk akhir pekan, untuk menanamkan kemandirian sejak dini.
Ia juga mengapresiasi kepala sekolah, Tri, atas dedikasi luar biasa dalam membina siswa. Menurutnya, SRMA Blora ke depan perlu fasilitas yang lebih besar dan representatif untuk mendukung proses belajar.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SRMA berlangsung dua pekan, lebih lama dibanding sekolah umum, sebagai fase adaptasi penting bagi siswa dari keluarga prasejahtera.
“Kami identifikasi kekurangan seperti seragam, laptop, dan perlengkapan elektronik lainnya. Ini akan kami perjuangkan di tingkat kabupaten, provinsi, hingga kementerian,” tegasnya.
Candra menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan terobosan penting yang layak mendapat dukungan, tanpa mengurangi peran sekolah formal lainnya.
“Ini keniscayaan yang harus kita dorong bersama,” pungkasnya.












