Pati. KABARBLORA.ID – Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) kembali menunjukkan keseriusannya menjadi pionir layanan kesehatan berbasis inovasi dan teknologi digital.
Melalui gelaran KSH Innovation Day 2025 bertema “Empowering Health, Inspiring Future”, KSH memamerkan sederet terobosan yang menandai langkahnya menuju rumah sakit masa depan.
Digelar di KS Hall RS Keluarga Sehat Pati, acara ini menjadi ajang unjuk komitmen KSH dalam menghadirkan layanan yang modern, empatik, dan efisien lewat pendekatan human-centered dan phygital perpaduan layanan fisik dan digital yang terintegrasi.
Inovasi Jadi Keharusan
Dalam sambutannya, dr. Kelvin Kurniawan, M.Kes, selaku Chief Operating Officer KSH Group sekaligus Direktur RS Keluarga Sehat, menegaskan pentingnya inovasi di dunia medis yang terus berubah cepat.
“Dunia kesehatan terus berubah dari sisi teknologi, tantangan penyakit, hingga ekspektasi masyarakat. Karena itu, inovasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan agar rumah sakit tetap relevan dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.
Empat Inovasi Andalan
KSH memperkenalkan empat inovasi unggulan yang disebut menjadi pilar transformasi menuju layanan kesehatan masa depan:
1. Cardiac Catheterization Service (Cath Lab)
Dilengkapi fasilitas ICVCU (Intensive Cardio Vascular Care Unit) berstandar nasional dan didukung dua dokter jantung intervensi berpengalaman, dr. Maya Rosana Amalia, S.S, Sp.JP(K), FIHA dan dr. Mustika Mahbubi, Sp.JP(K), FIHA, dengan bimbingan dari tim Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta.
2. CT Scan 160 Slices with Artificial Intelligence (uCT 780)
Teknologi diagnostik terbaru ini memanfaatkan AI untuk analisis otomatis, cepat, dan akurat, sekaligus menekan dosis radiasi agar lebih aman bagi pasien.
3. Child Development Center (CDC) Building
Gedung bertema Antariksa ini hadir dengan desain futuristik yang ramah anak. CDC menjadi pusat multidisiplin untuk deteksi dini, stimulasi, serta terapi tumbuh kembang anak dalam suasana yang menyenangkan.
4. Kartini Team Service
Layanan khusus pasien perempuan di mana seluruh proses mulai dokter, perawat, hingga staf pendukung ditangani tenaga kesehatan wanita. Inovasi ini bertujuan menjaga empati, kenyamanan, dan privasi pasien.
Menuju Rumah Sakit “Phygital”
Transformasi digital menjadi arah besar yang kini dikejar KSH. Konsep Phygital Hospital diwujudkan melalui penerapan rekam medis elektronik, aplikasi KSH Online, hingga penggunaan Artificial Intelligence untuk mendukung keputusan klinis secara cepat dan tepat.
“Teknologi tidak menggantikan manusia, tetapi memperkuat sisi kemanusiaan tenaga kesehatan. RS Keluarga Sehat ingin memastikan setiap pasien tetap merasakan sentuhan empati di balik kemajuan teknologi,” tambah dr. Kelvin.
Momentum ini juga menjadi ajang pelantikan dua direktur baru sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan dan ekspansi jaringan KSH:
- dr. H. Irawan Sanjoto Putro, Sp.OG sebagai Direktur RS Keluarga Sehat Rembang
- drg. R. Basoeki Soetardjo, MMR sebagai Direktur RS Keluarga Sehat Tayu
Menurut dr. Benny Purwanto, MARS, P.H.Eng, Direktur Utama PT Keluarga Sehat Sejahtera, pembangunan RS Keluarga Sehat Rembang telah memasuki tahap akhir dan akan diresmikan bertepatan dengan HUT ke-20 KSH Group.
“Ekspansi berikutnya akan menyasar Jepara dan Demak sebagai bagian dari roadmap pengembangan jaringan rumah sakit KSH di Jawa Tengah,” ujarnya.
Sinergi dan Pengakuan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, melalui perwakilannya Ninik Trisnawati, S.KM, M.Kes, menyampaikan apresiasi atas komitmen KSH yang terus berinovasi.
“KSH Innovation Day ini bukan hanya seremonial, tetapi wujud nyata komitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Pati dan sekitarnya,” katanya.
Sebagai penutup, KSH juga menggelar Seminar Profesi bertema “Going Through Revascularization Era” bekerja sama dengan Rehatta Learning Center RSUD dr. Rehatta Provinsi Jawa Tengah. Seminar ini menghadirkan pakar-pakar kardiologi nasional untuk memperkuat kompetensi tenaga medis di bidang penyakit jantung.












