Menu

Mode Gelap

Sosial

Polemik Kadus Kedung Kenongo Blora Belum Usai, Muncul Kabar Mutasi Jabatan

badge-check


					Polemik Kadus Kedung Kenongo Blora Belum Usai, Muncul Kabar Mutasi Jabatan Perbesar

Kabarblora.id – Polemik Kepala Dusun (Kadus) Kedung Kenongo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Blora, terus memanas.

Warga mengaku sudah kehilangan kesabaran lantaran Kadus bernama Puput hingga kini belum juga tinggal di wilayah yang dipimpinnya.

Persoalan ini bahkan sudah berlangsung selama empat tahun sejak Puput dilantik sebagai kepala dusun. Warga menilai berbagai alasan yang disampaikan hanya bentuk penghindaran untuk tidak menetap di Dukuh Kedung Kenongo.

Padahal, berdasarkan aturan yang berlaku, seorang kepala dusun diwajibkan berdomisili di wilayah tugasnya. Saat pelantikan, Puput juga disebut telah menandatangani surat pernyataan bermaterai yang berisi kesediaan untuk tinggal di Dukuh Kedung Kenongo.

Salah satu Ketua RT setempat, Ngasiman, menyayangkan sikap Puput yang dianggap tidak memberi teladan bagi masyarakat.

“sebenernya tuntutan warga itu sederhana,warga hanya menginginkan Puput selaku kepala Dusun bertempat tinggal di dukuh Kedung kenongo itu saja gak lebih kok,opo sih abote manggon neng Kedung kenongo,” ujarnya.

Ngasiman juga berharap pemerintah desa segera mengambil langkah agar polemik tersebut tidak terus berkepanjangan.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Damin. Menurutnya, persoalan ini sebenarnya mudah diselesaikan apabila Puput bersedia tinggal di Kedung Kenongo.

“wes beres urusane,” katanya.

Namun, warga justru dibuat geram setelah muncul kabar adanya rencana liger atau mutasi jabatan. Dalam informasi yang beredar, Puput disebut akan dipindah menjadi Kasi Pelayanan, sedangkan posisi Kadus Kedung Kenongo bakal diisi Suripan yang saat ini menjabat Kasi Pelayanan.

“pokoke nek ora gelem manggon neng Kedung kenongo luweh apik mundur,” ucap Damin.

Suripan pun membenarkan adanya pembicaraan terkait rencana mutasi jabatan tersebut. Ia mengaku sempat dipanggil Kepala Desa Sidomulyo untuk membahas kemungkinan dirinya menjadi Kadus Kedung Kenongo.

“Ya mas winginane aku di panggil kepala Desa di omongi… Mbah kwe tak liger dadi Kepala Dusun (KADUS)dk.kedung kenongo yo?genteni Puput,la Puput ngko dadi Kasie pelayanan,” kata Suripan.

Meski begitu, Suripan mengaku belum memberikan jawaban pasti. Ia ingin lebih dulu berdiskusi dengan keluarga dan masyarakat.

“sebagai bawahan dari kepala Desa saya jawab siapp tapi dengan syarat saya tak rembukan dengan keluarga dan warga masyarakat dulu,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan kesiapannya bergantung pada penerimaan warga Kedung Kenongo.

“Jika warga Masyarakat Kedung kenongo berkenan dan bisa menerima insyaallah saya siap,tapi sebaliknya jika warga menolak saya juga tidak bersedia menjadi kepala Dusun,” ungkapnya.

Sementara itu, Puput saat dikonfirmasi soal kabar mutasi jabatan hanya memberi jawaban singkat.

“gak ada liger atau mutasi jabatan,” katanya.

Kepala Desa Sidomulyo, Suyatman, meminta masyarakat tetap bersabar menyikapi polemik tersebut. Ia mengatakan Puput telah berjanji akan tinggal di Kedung Kenongo pada tahun ini.

“toh kemarin mbak Puput (kadus)juga sudah menjawab dan berjanji akan bertempat tinggal di Kedung kenongo tahun ini,” ujarnya saat ditemui di acara sedekah bumi Dukuh Ngrayung.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai isu liger atau mutasi jabatan yang berkembang di masyarakat, Suyatman memilih tidak memberikan jawaban. Ia hanya tersenyum kecil sebelum meninggalkan awak media.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pemerintahan