Kabarblora.id – Kepala Dusun Kedung Kenongo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Blora, menjadi sorotan warga karena disebut belum berdomisili di wilayah tugasnya meski sudah menjabat sekitar empat tahun.
Persoalan itu kini dipertanyakan warga hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Warga menilai kepala desa belum mengambil langkah tegas terkait kondisi tersebut.
Padahal, perangkat desa seperti kepala dusun diwajibkan tinggal di wilayah yang dipimpinnya sesuai aturan yang berlaku.
SW, salah satu warga Dukuh Kedung Kenongo, mengaku kecewa dengan sikap pemerintah desa yang dinilai lamban menyikapi persoalan itu.
Menurutnya, protes warga sebenarnya sudah berlangsung lama dan pernah disampaikan melalui BPD.
“Warga sudah lama protes dan melaporkan permasalahan tersebut kepada pemerintah Desa melalui perwakilan Masyarakat/lembaga resmi Desa(BPD) tapi sampai detik ini kepala Desa terkesan nyepeleke,” ujarnya.
Ketua BPD Sidomulyo, Jatmika Edy Asmara, juga membenarkan adanya keluhan masyarakat terkait kepala dusun tersebut.
Ia mengatakan pihak BPD kerap menerima laporan dari warga dan sudah meneruskannya ke pemerintah desa.
“Benar Mas kami selaku perwakilan Masyarakat sering di lapori dan di paido Masyarakat terkait permasalahan tersebut, kesannya kami BPD di anggap tidak becus dan tidak bisa bekerja, padahal kami sudah melaporkan permasalahan ini kepada pihak pemerintah Desa Tapi responnya dingin dan terkesan acuh,” kata Edy saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (7/5/2026).
Edy menegaskan, BPD berharap persoalan tersebut segera diselesaikan secara baik agar tidak terus menjadi polemik di tengah masyarakat.
“Intinya kami selaku wakil dari Masyarakat Menghendaki segera mungkin permasalahan ini selesai dengan baik dan kondusif. oleh karena itu kami dengan segala kerendahan hati memohon kepada yang bersangkutan (kadus)agar segera berdomisili di Dukuh Kedung kenongo di karenakan itu wajib hukumnya sesuai regulasi yang ada,” ucapnya.
Ia juga mempertanyakan efektivitas pelayanan kepada warga jika kepala dusun tidak tinggal di wilayah setempat.
“Kan Kadus adalah kepala Wilayah masak tidak berdomisili di Dukuh setempat terus nek ono opo opo/masalah warga nek arep laporan kepiye??” imbuh Edy.
Sementara itu, Kepala Dusun Kedung Kenongo, Puput, membantah jika selama ini terjadi persoalan serius di masyarakat. Ia mengaku sementara belum tinggal di dukuh tersebut karena sedang merawat ibunya yang sakit.
“Selama ini tidak ada permasalahan, komunikasi dengan warga juga baik baik saja, hanya mungkin ada segelintir oknum yang tidak suka pada diri saya sehingga membuat dan memprovokasi warga,” kata Puput saat ditemui di Kantor Desa Sidomulyo.
Puput juga menyatakan akan segera pindah dan menetap di Dukuh Kedung Kenongo pada tahun ini.
“Insyaallah tahun ini,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Sidomulyo belum memberikan keterangan. Saat didatangi ke kantor desa, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Upaya konfirmasi melalui WhatsApp juga belum mendapat respons.












