KABARBLORA.ID – Tradisi Grebeg Gunungan untuk pertama kalinya digelar di kawasan wisata Goa Terawang, Kecamatan Todanan, Kamis siang (11/12/2025).
Ribuan warga tumplek blek di lokasi, datang dari berbagai daerah seperti Grobogan, Ngawi, Rembang, dan wilayah sekitar.
Acara perdana ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora ke-276. Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, hadir bersama Wakil Bupati, Forkopimda, serta pejabat terkait untuk membuka langsung kegiatan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya tradisi yang pertama kali digelar di Goa Terawang ini.
“Terima kasih atas seluruh dukungannya. Kita berdoa semoga di ulang tahun ke-276 ini, Blora semakin maju, pembangunan terus berlanjut, dan seluruh masyarakat mendapatkan hasil bumi yang melimpah. Gunungan ini adalah simbol rasa syukur kita atas nikmat yang diberikan Allah SWT,” tutur Bupati.
Ia turut meminta doa restu dari masyarakat untuk kelancaran kepemimpinan pemerintah daerah.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang mengikuti acara dengan tertib.
“Ini luar biasa, saya ucapkan terima kasih karena semuanya sangat tertib. InsyaAllah tahun depan akan kita adakan lebih meriah lagi,” tambahnya.
Camat Todanan, Karyono, melaporkan bahwa peserta Grebeg Gunungan tahun ini berasal dari seluruh eks Kawedanan Ngawen, yaitu Todanan, Ngawen, Japah, dan Kunduran. Total 33 gunungan tersiri dari gunungan lanang dan wadon diarak sebagai wujud syukur kepada Sang Pencipta.
Di tengah keramaian, Dania, pengunjung asal Grobogan, mengaku datang khusus ke Goa Terawang untuk melihat langsung kemeriahan Grebeg Gunungan.
“Senang sekali bisa melihat langsung acara gunungan. Selamat ulang tahun ke-276 untuk Kabupaten Blora,” ujarnya.
Selain arak-arakan gunungan, pengunjung juga disuguhkan tari massal dan pentas barongan Blora. Warga berharap tradisi ini dapat menjadi agenda rutin sekaligus daya tarik wisata budaya baru di Goa Terawang.












